doaku sederhana saja,
tidak ada lagi bantal yang basah karena airmata
seseorang yang bisa menemani ke gereja, bertemu keluargaku, dan menjadi pemimpinku..
dan Tuhan memberikan kamu.
entah kenapa aku merasa kamu jawaban yang Tuhan berikan
(meskipun bantalku tetap juga basah)
mungkin dia tidak tau betapa bersyukurnya aku memiliki dia dalam hidupku
memiliki hatinya untuk aku sendiri
yang pasti, aku ingin merasakannya selama mungkin
terkadang aku ingin menyimpannya sendirian.
aku terlalu senang untuk menyimpan sendiri.
aku takut bila banyak yang tau, rasanya akan berkurang dan tidak lagi sama
tapi sekarang aku sudah sepaket..
apa yang aku rasakan, dia juga harus tau
mudah saja, hatiku ada di tangannya
hatiku batu.
sudah pernah jatuh dan hancur.
sekarang kerikil-kerikil itu ada di tangannya..
tergantung padanya mau disimpan atau dibuang ke kolam..
Sabtu, 12 Desember 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
